Template sprint planning: unduh CSV dan contoh pengisian
Unduh template sprint planning gratis tanpa registrasi. Isi Sprint Goal, kapasitas, pemilik task, ketergantungan, dan kriteria selesai, lengkap dengan contoh.
Template ini membantu tim kecil membawa keputusan penting ke sesi sprint planning: tujuan sprint, kapasitas nyata, pemilik task, dan kriteria selesai. File CSV dapat dibuka di Google Sheets, Excel, atau spreadsheet lain. Unduhan tidak memerlukan akun. Isinya adalah contoh fiktif, bukan data pelanggan atau hasil studi kasus.
Unduh template sprint planning CSV
Kapan memakai template ini
Template sprint planning berguna ketika:
- Tim baru mulai memakai sprint dan butuh struktur untuk rapat pertama.
- Sprint sering gagal karena terlalu banyak task dipilih.
- Pemilik task atau kriteria selesai sering tidak jelas di tengah sprint.
- Tim ingin mencatat asumsi kapasitas agar bisa dievaluasi di retrospective.
Jika Anda belum familiar dengan sprint planning, baca dulu cara sprint planning untuk tim kecil.
Kolom dalam template
| Kolom | Isi | Contoh |
|---|---|---|
| Tujuan sprint | Hasil yang ingin diperiksa di akhir sprint | Alur undangan dapat digunakan |
| Periode | Tanggal mulai dan selesai yang disepakati | 3–7 November |
| Tugas | Hasil kerja yang jelas | Halaman penerimaan undangan |
| Pemilik | Penanggung jawab task | Developer B |
| Perkiraan hari fokus | Asumsi awal yang dapat ditinjau | 1,5 |
| Ketergantungan | Task atau keputusan yang harus tersedia lebih dahulu | Format tautan disepakati |
| Kriteria selesai | Kondisi yang membuktikan hasil siap digunakan | Pengguna baru bisa menetapkan password |
Kolom tujuan sprint diulang di setiap baris agar file tetap mudah difilter dan disalin. Jika tim Anda memakai story point, ganti kolom perkiraan hari fokus dengan story point.
Contoh pengisian
Tujuan contoh adalah menyelesaikan alur undangan pengguna dalam sprint satu minggu.
- Task pengiriman email dimiliki Developer A dengan perkiraan satu hari fokus, dan bergantung pada domain email yang sudah terverifikasi.
- Halaman penerimaan dimiliki Developer B dengan perkiraan satu setengah hari, dan bergantung pada format tautan yang disepakati.
- Pesan untuk tautan kedaluwarsa dimiliki Developer B dengan perkiraan setengah hari.
- Pengujian dimiliki penguji, memeriksa akun baru, akun lama, dan tautan yang kedaluwarsa.
Total perkiraan jauh di bawah kapasitas enam hari fokus, menyisakan ruang untuk temuan pengujian dan pekerjaan support. Perkiraan tersebut hanya ilustrasi; tim harus mengestimasi ulang berdasarkan pekerjaannya sendiri.
Contoh untuk tim non-teknis
Template yang sama bisa dipakai tim pemasaran. Contoh:
- Tujuan sprint: pendaftaran webinar dibuka dan dipromosikan.
- Task: landing page pendaftaran (pemilik: desainer), tiga post media sosial (pemilik: content writer), email undangan ke daftar pelanggan (pemilik: marketing lead).
- Ketergantungan: judul dan pembicara webinar sudah final.
- Kriteria selesai: formulir menyimpan data pendaftar, post terjadwal, dan email terkirim ke segmen yang benar.
Cara memakai template
- Buat salinan file dan ganti periode serta tujuan dengan project Anda.
- Hapus contoh sebelum menambahkan task nyata.
- Hitung kapasitas setelah cuti, libur nasional, support, review, dan rapat.
- Pilih task yang mendukung tujuan sprint, mulai dari yang paling penting.
- Urutkan task berdasarkan ketergantungan.
- Isi kriteria selesai untuk setiap task sebelum sprint dimulai.
- Tinjau kembali rencana bersama tim sebelum pekerjaan dimulai.
Pertanyaan untuk diperiksa sebelum sprint dimulai
- Apakah setiap orang bisa menjelaskan tujuan sprint dalam satu kalimat?
- Apakah total perkiraan menyisakan ruang cadangan, minimal 15–20%?
- Apakah ada task yang bergantung pada pihak luar, dan siapa yang memantaunya?
- Apakah setiap task punya kriteria selesai yang bisa diuji?
- Apakah ada pekerjaan dari sprint sebelumnya yang masih harus diselesaikan?
- Apakah ada anggota yang memegang terlalu banyak task, sementara yang lain masih punya kapasitas?
Kesalahan saat memakai template
- Mengisi semua kolom tanpa diskusi. Template adalah alat bantu rapat, bukan pengganti diskusi tim.
- Menganggap perkiraan sebagai janji. Perkiraan diperbarui ketika ada informasi baru.
- Tidak mengisi ketergantungan. Ketergantungan yang tidak tercatat adalah penyebab umum task macet di tengah sprint.
- Tidak meninjau file setelah sprint. Bandingkan perkiraan dengan kenyataan di retrospective untuk memperbaiki perencanaan berikutnya.

Hubungan template dengan ceremony lain
Template ini paling berguna jika disiapkan sebelum sprint planning dan ditinjau kembali di akhir sprint. Saat backlog refinement, isi kolom tugas, kriteria selesai, dan ketergantungan untuk kandidat pekerjaan. Saat sprint planning, tim melengkapi tujuan sprint, pemilik, dan perkiraan hari fokus. Saat daily standup, kolom ketergantungan membantu melihat hambatan yang perlu dikejar. Di retrospective, bandingkan perkiraan dengan waktu yang benar-benar dipakai, lalu catat satu pelajaran untuk sprint berikutnya. Dengan cara ini, template menjadi catatan keputusan tim dari sprint ke sprint, bukan file yang hanya dibuka sekali.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah template ini bisa dibuka di Google Sheets?
Bisa. Buka Google Sheets, pilih File → Import, lalu unggah file CSV. Di Excel, buka file langsung, atau gunakan Data → From Text/CSV jika karakter tidak tampil dengan benar.
Berapa lama sprint yang cocok untuk template ini?
Template ini bisa dipakai untuk sprint satu sampai empat minggu. Untuk tim kecil, sprint satu atau dua minggu paling umum karena umpan balik datang lebih cepat.
Bagaimana jika tim tidak memakai Scrum?
Template tetap berguna untuk perencanaan mingguan. Ganti “tujuan sprint” dengan “fokus minggu ini”, lalu pakai kolom lain seperti biasa. Tim Kanban bisa memakainya saat review mingguan untuk memilih antrean pekerjaan berikutnya.
Bagaimana cara menghitung hari fokus?
Mulai dari jumlah hari kerja setiap orang dalam sprint. Kurangi cuti dan libur nasional, lalu kurangi waktu rutin untuk support, review, dan rapat. Sisanya adalah hari fokus. Untuk tim baru, 50–70% dari hari kerja adalah titik awal yang masuk akal, lalu sesuaikan berdasarkan pengalaman beberapa sprint.
Apakah perkiraan harus akurat?
Tidak. Perkiraan adalah alat untuk membandingkan ukuran pekerjaan dan menemukan pemahaman yang berbeda. Akurasinya akan membaik ketika tim membandingkan perkiraan dengan kenyataan di setiap retrospective.
Pindahkan keputusan ke pekerjaan
Setelah perencanaan selesai, buat sprint di Moovit dan tambahkan task satu per satu. File ini merupakan alat perencanaan spreadsheet; tidak ada impor CSV otomatis untuk template ini ke aplikasi. Salin kriteria selesai ke deskripsi atau checklist task, lalu gunakan komentar untuk perubahan scope yang terjadi selama sprint.
Baca Scrum ceremonies untuk agenda rapat lain dalam sprint. Template product backlog membantu menyiapkan kandidat pekerjaan sebelum sesi berikutnya.